Surat Untuk Calon Suami ku Kelak

Assalamualaikum kanda yang kuimpikan,

Bagaimana kabarmu hari ini? sudahkah kau basuh wajahmu dengan sucinya air wudhu, yang
membuat wajah bersahajamu diliputi cahaya? Sudahkah malam tadi kau habiskan sepertiganya
dengan bermunajat kepada-Nya? Sudahkah kau bulatkan azzammu untuk istiqomah melangkah di
jalan-Nya?

Kanda…

Tegakkan bahumu, sempurnakan semangatmu, penuhi dadamu dengan nama-Nya, jemputlah
rizqimu dengan sungguh-sungguh. Aku mengantarmu dengan selempang doa yang tersampir di
bahu angin. Semoga hari ini Allah melimpahkan keberkahan di setiap tarikan nafasmu. Penuhi
pundi-pundi amalmu dengan kebaikan, jangan sisakan sedikitpun waktumu dalam kesia-siaan.
Malam nanti, aku kembali menunggumu dalam hening doa-doaku. Sandarkan hatimu pada-Nya,
agar Ia memberimu kekuatan. Semoga esok hari, kau tak lagi ragu untuk segera menjemputku,
menemani hari-harimu.

Siapapun engkau, di manapun berada, semoga Allah menjagamu, hingga tiba waktunya perjuangan
panjangmu tak lagi sendiri. Maka, kukuhkanlah kembali semangatmu. Semoga esok hari, kau tak
lagi ragu untuk hadir menjemputku.

Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-
Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan
indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas
sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

(Sumber: Siti Shaliha Al-Hanif’s note: Surat Untuk Calon Suamiku Kelak “Catatan seorang Akhwat” )

3 thoughts on “Surat Untuk Calon Suami ku Kelak

  1. anisthoha says:

    Alhamdulillah baik ( super PD mode on ), hmm, sudah donx, wudhu adalah “make up” dan pembersih wajah terbaik yg bisa membuat wajah bersinar. Ya, maafkan aq y Alloh aq terlena oleh tugas2 di SSB, hingga belajar sampai tengah larut malam. Dan, selalu kuingkari waktu janjian denganMu. Bahkan untuk shubuh berjamaah di masjid pun kini susah. Dan dengan sangat malu hamba kadang hanya melaksanakannya ketika akan menghadapi sesuatu yg krusial, seperti UTS kemarin, “duh gusti paringi ampun dosa kulo, lan dosane tiyang sepuh kulo, ugi umat islam sedaya”
    Insya alloh dengan segenap dan sisa – sisa asa yg masih ada, tetap bertahan berjalan menggapai ikhlas dan ridhoMu,amien

    • vyaopi says:

      hemm.. ada ya, orang yg PD super duper kayak gini,,, ckckck

      Lah, koq begitu..
      Ingatlah Allah, maka Dia akan ingat pada mu🙂

      Amin, smoga engkau diberikan hidayah untuk berada di jalan yg benar (gak tersesat dalam kepedean) Amiin .. :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s